Langsung ke konten utama

Linux File Comand (Modul 3)

Modul 3 Command pada Linux
Dasar Teori
Setiap pemakai linux harus mempunyai nama login (user account) yang sebelumnya harus didaftarkan pada administer system operasi (root). Nama login umumnya dibatasi maksimum 8 karakter dan umumnya dalam huruf  kecil. Rompt dan shell bash pada linux untuk pengguna (user) bisa menggunakan tanda dollar($).
Pembahasan praktikum
a.       Latihan 1
Melihat identitas diri (nomor id dan group id)




b.      Mengganti prompt dengan “$”

c.       Melihat tanggal dan kalender dari system
1.      Untuk melihat tanggal saat ini
      $ date


2.      Melihat kalender
$ cal (satu bulan)


$ cal –y ( satu tahun)

d.      Melihat identitas mesin
$ hostname
$ uname
$ uname –a

e.       Melihat siapa yang sedang aktif
1.      Mengetahui siapa saja yang sedang aktif
$ w
$ who
$ whoami

2.      Mengubah informasi finger
$ chfn xxxxxx

3.      Melihat informasi finger
$ finger
$ finger xxxxxx

f.       Menggunakan manual
$ man ls
$ man man

g.      Menghapus layar
$ clear
h.      Mencari perintah yang tepat sama dengan kunci yang dicari
$ whatis date
i.        Manipulasi berkas file dan direktori
1.      Menampilkan current working directory
$ ls

2.      Melihat semua file lengkap
$ ls –l
3.      Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi
$ ls –a
4.      Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses pengurutan
$ ls –f

5.      Menampilkan isi suatu direktori
$ ls/usr

6.      Menampilkan isi direktori root
$ ls/

7.      Menampilkan semua file atau direktori dengan menandai : tanda(/) untuk direktori tanda asterisk (*) untuk file yang bersifat executable, tanda (@) untuk file symbolic link, tanda(-) untuk socket, tanda (%) untuk whiteout dan tanda (|) untuk FIFO
$ ls-F/etc

8.      Menampilkan file atau direktori yaitu terdiri dari nama file, ukuran, tanggal dimodifikasi, pemilik, group dan mode atau atributnya
$ ls-l/etc
9.      Menampilkan semua file da nisi direktori. Argument ini akan menyebabkan proses berjalan agak lama, apabila proses akan dihentikan dapat menggunakan ^C(Ctrl+C).
$ ls –R/usr

j.        Melihat tipe file
$ file
$ file*
$ file/bin/ls



C.   Kesimpulan

Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell. Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap. Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah, harga. Linux ini GRATIS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Prime OS (Tugas Projek)

Instalasi Prime OS (Android-x86) A. Dasar Teori     PrimeOS merupakan salah satu sistem operasi komputer berbasis Android-x86 yang telah mengalami modifikasi penuh pada sisi tampilan dan kompatibilitas agar aplikasi yang dipasang dapat beradaptasi dengan baik di komputer dan laptop.     Android-x86 adalah sebuah porting dari Sistem Operasi Android ke Arsitektur x86.Project dimulai dengan proses patch ke Sumber Kode android agar android bisa jalan di berbagai macam netbook ataupun ultra mobile PC.     Proses Instalasi bisa menggunakan live USB ataupun live CD, selain itu android-x86 dapat juga dijalankan pada virtual Machine seperti virtualbox ataupun vmware. Untuk netbook berprosesor intel atom telah ada Patch untuk menterjemah librari ARM agar aplikasi yang dioptimasikan untuk prosesor ARM dapat berjalan di prosesor keluarga x86. B. Instalasi Prime OS 1. Download File iso Prime OS     download file iso nya di link beriku...

Sistem Direktori dan Berkas (Modul 5)

Sistem Direktori dan Berkas A.   T U J U A N Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1.      Memahami Sistem Direktori dan sistem Berkas 2.      Menciptakan dan manipulasi directory. 3.      Memahami konsep  link  dan  symbolic link . B.   DASAR TEORI Organisasi File Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah  /  atau  direktori root . Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root. seperti Gambar 4.1. Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file dan  inode  (pointer yang menunjuk ke data / isi ...

Operasi Input Output (Modul 4)

OPERASI INPUT OUTPUT A.     Dasat teori 1.       Proses Input dan Output Proses adalah program data yang sedang berjalan, bila suatu data tidak berjalan maka dinamakan file. Setiap kali instruksi diberikan maka LINUX karnel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID (proses identity). Proses dalam LINUX selalu membutuhkan input dan menghasilkan output. Dalam konteks LINUX input/output adalah : ·      keyboard (input) ·      Layar (output) ·      Files ·      Struktur data kernel ·      Peralatan I/O lainnya Sebuah proses memerlukan Input dan Output. Instruksi (command) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi program yang selanjutnya disebut proses (pro c ess). Setiap kali instruksi diberikan, maka Linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nom...