Langsung ke konten utama

File Permission (Modul 9)


MODUL 9
FILE PERMISSION
DASAR TEORI:
1.        ATRIBUT FILE
File mempunyai beberapa atribut, antara lain :
Ø Tipe file : menentukan tipe dari file, yaitu :
Ø Ijin akses : menentukan hak user terhadap file ini.
Ø Jumlah link : jumlah link untuk file ini.
Ø Pemilik (Owner)   : menentukan siapa pemilik file ini
Ø Group : menentukan group yang memiliki file ini
Ø Jumlah karakter : menentukan ukuran file dalam byte
Ø Waktu pembuatan : menentukan kapan file terakhir dimodifikasi
Ø Nama file : menentukan nama file yang dimaksud Contoh :


Karakter
Arti
-
File biasa
d
Direktori
l
Symbolic link
b
Block special file
c
Character special file
s
Socket link
p
FIFO








2.        IJIN AKSES
Setiap  obyek  pada  Linux  harus  mempunyai  pemilik,  yaitu  nama  pemakai Linux (account) yang terdaftar pada  /etc/passwd .
Ijin akses dibagi menjadi 3 peran yaitu :
Ø  Pemilik (Owner)
Ø  Kelompok (Group)
Ø  Lainnya (Others)
Setiap peran dapat melakukan 3 bentuk operasi yaitu :
Ø  Pada File
1.      R (Read)          Ijin untukmembaca
2.      W (Write)        Ijin untuk mengubah / membuat
3.      X (Execute)     Ijin untuk menjalankan program
Ø  Pada Direktori
1.      R (Read)          Ijin untukmembaca daftar file dalam direktori o W (Write)       Ijin untuk mengubah/membuat file di direktori o X (Execute)     Ijin untuk masuk ke direktori (cd)

Pemilik File/Direktori dapat mengubah ijin akses sebagai berikut :


Format untuk mengubah ijin akses
chmod [ugoa] [= + -] [rwx] File(s)
chmod [ugoa] [= + -] [rwx] Dir(s)
dimana u = user (pemilik)
g = group (kelompok) o = others (lainnya)
a = all
Format lain dari chmod adalah menggunakan bilangan octal sebagai berikut


3. USERMASK

Untuk menentukan ijin akses awal pada saat file atau direktori dibuat digunakan perintah umask. Untuk menghitung nilai default melalui umask pada file, maka dapat dilakukan kalkulasi sebagai berikut :
r
w
x

4
2
1
=
7

Kreasi file (biasa)
6 6 6
Nilai umask
0 2 2
------- -

6 4 4
Kreasi direktori
7 7 7
Nilai umask
0 2 2

------- -

7 5 5


Percobaan 1: ijin akses


melihat identitas diri

Memeriksa direktori home


Mengubah ijin akses


Mengganti kepemilikan








Percobaan 2: User Mask
1.      Menentukan ijin akses awal pada saat file atau direktori dibuat
touch myfile
$ ls -l myfile

2.      Melihat nilai umask
$ umask
3.      Modifikasi nilai umask
umask 027
$ umask
touch file_baru
$ mkdir mydir
$ ls -l
umask 077
touch xfiles
mkdir xdir
$ ls -l


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Prime OS (Tugas Projek)

Instalasi Prime OS (Android-x86) A. Dasar Teori     PrimeOS merupakan salah satu sistem operasi komputer berbasis Android-x86 yang telah mengalami modifikasi penuh pada sisi tampilan dan kompatibilitas agar aplikasi yang dipasang dapat beradaptasi dengan baik di komputer dan laptop.     Android-x86 adalah sebuah porting dari Sistem Operasi Android ke Arsitektur x86.Project dimulai dengan proses patch ke Sumber Kode android agar android bisa jalan di berbagai macam netbook ataupun ultra mobile PC.     Proses Instalasi bisa menggunakan live USB ataupun live CD, selain itu android-x86 dapat juga dijalankan pada virtual Machine seperti virtualbox ataupun vmware. Untuk netbook berprosesor intel atom telah ada Patch untuk menterjemah librari ARM agar aplikasi yang dioptimasikan untuk prosesor ARM dapat berjalan di prosesor keluarga x86. B. Instalasi Prime OS 1. Download File iso Prime OS     download file iso nya di link beriku...

Sistem Direktori dan Berkas (Modul 5)

Sistem Direktori dan Berkas A.   T U J U A N Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1.      Memahami Sistem Direktori dan sistem Berkas 2.      Menciptakan dan manipulasi directory. 3.      Memahami konsep  link  dan  symbolic link . B.   DASAR TEORI Organisasi File Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah  /  atau  direktori root . Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root. seperti Gambar 4.1. Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file dan  inode  (pointer yang menunjuk ke data / isi ...

Operasi Input Output (Modul 4)

OPERASI INPUT OUTPUT A.     Dasat teori 1.       Proses Input dan Output Proses adalah program data yang sedang berjalan, bila suatu data tidak berjalan maka dinamakan file. Setiap kali instruksi diberikan maka LINUX karnel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID (proses identity). Proses dalam LINUX selalu membutuhkan input dan menghasilkan output. Dalam konteks LINUX input/output adalah : ·      keyboard (input) ·      Layar (output) ·      Files ·      Struktur data kernel ·      Peralatan I/O lainnya Sebuah proses memerlukan Input dan Output. Instruksi (command) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi program yang selanjutnya disebut proses (pro c ess). Setiap kali instruksi diberikan, maka Linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nom...